Showing posts with label Berita Nasional. Show all posts
Showing posts with label Berita Nasional. Show all posts

Monday, May 31, 2010

dukungan untuk gaza

0 comments
Government of Israel attacked the ship humanitarian aid to Gaza, causing ten activists were killed and 30 others injured on Monday (31 / 5). Witnesses said the Israeli navy attack helicopters supported the two battleships and attack the fleet flagship aid, Mavi Marmara.

Before the attack, eyewitnesses who are reluctant to be identified said the Navy Zionist Israeli government could contact the captain of the ship and asked him to identify himself and his ship destination. In order to avoid further confrontation, finally decided to slow down.

Meanwhile, Israeli spokesman claimed the ship of humanity is more of a "act of provocation" against the Israeli military, rather than delivering aid. Tel Aviv also accused the activist ship violated international law by entering the territorial waters of Gaza and has banned them earlier. But this claim was rejected by humanitarian activists

Previous 6 ships carrying humanitarian aid to Gazans who had been blockaded Jewish government departed from Cyprus on Sunday yesterday. Nobel Prize winner Mairead Maguire doctor and several members of the legislators some European countries joined the entourage of hundreds of pro-Palestinian activists.

Many came from the international condemnation of Israel in various ways. This blog also strongly criticized and condemned the Israeli actions against the attacks that occurred on volunteers today and colonial against Muslims. Let us support the people of Gaza.
READ MORE - dukungan untuk gaza

Wednesday, April 14, 2010

1 satpol pp dihajar massa ( bentrokan tanjung priok)

0 comments
Seorang Satpol PP yang belum diketahui identitasnya terperangkap di kerumunan warga di makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara. Dia pun jadi bulan-bulanan warga.

 Rabu (14/4/2010) pukul 18.00 WIB, pria tersebut hanya tinggal memakai kaos oblong saja. Mukanya hitam seperti habis terkena asap pekat.

Pria itu hanya bisa duduk dan dikelilingi puluhan warga yang tampak beringas. Beberapa di antaranya ada yang membawa besi dan kayu. Mereka memukuli pria yang sudah terkulai lemas itu.

Namun beruntung masih ada warga yang berusaha melerai. Beberapa di antaranya berusaha mencegah warga untuk terus memukuli pria malang tersebut.
READ MORE - 1 satpol pp dihajar massa ( bentrokan tanjung priok)

Wednesday, March 10, 2010

Ini Dia Kronologi Penyergapan Dulmatin

0 comments

DIHARGAI 10 JUTA DOLAR


ENTAH sudah berapa kali Dulmatin dikabarkan tewas di Filipina. Tapi, sejauh ini belum ada bukti yang akurat. Sosok buronan kelas kakap dalam kasus terorisme itu namanya pernah disebut-sebut sebagai pelaku bom Bali. Selama ini Dulmatin memiliki segudang nama atau alias. Misalnya, Amar Usman alias Muktamar alias Djoko Pitono. Namanya makin populer setelah polisi memasukkan Dulmatin dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dalam melakukan aksi terorisme, ia berkawan dengan Imam Samudra. Di kalangan para anggota teroris di Indonesia, Dulmatin dikenal sebagai ahli elektronik. Sejak kasus bom Bali tahun 2002, warga Jalan Pemali Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ini tak jelas keberadaannya. Informasi yang diperoleh dari keluarganya di Pemalang menyebutkan bahwa Dulmatin kemungkinan menetap di Malaysia.

Bahkan, ketika itu ayah tiri Dulmatin, Jazuli Arwan (52), juga tidak tahu persis di mana Djoko Pitono berada. "Terakhir ia pulang sekitar Juni 2001 lalu. Itu pun sebentar lalu pergi lagi. Kabar terakhir katanya ia tinggal di Malaysia bersama istri dan anak-anaknya," kata Jazuli ketika itu.

Menurutnya, kalaupun ia pulang ke Pemalang, cuma sebentar mampir ke rumah. Itu pun untuk urusan yang tak diketahuinya. Biasanya ia datang sebentar lalu pergi lagi bersama Azam Usman (40), kakaknya. "Mungkin untuk urusan jual beli mobil karena kata kakaknya, Djoko memang berbisnis jual beli mobil bekas," tambah Jazuli.

Sahabat Dulmatin di Pemalang menuturkan, sepengetahuan dia, Dulmatin sudah lama menjadi warga Afganistan. Beberapa tahun silam sebelum kasus bom Bali, Dulmatin pernah pulang ke rumahnya. Penampilan pria itu agak lain. Jenggotnya rada lebat, seusai dari Afganistan.

Djoko Pitono adalah nama kecil Dulmatin alias Amar Usman alias Muktamar. Sejak diduga terlibat dalam kasus bom Bali, sketsa wajahnya bersama lima tersangka lainnya disebar oleh aparat kepolisian di seluruh pelosok Indonesia. Masuknya nama Dulmatin dalam dunia terorisme membuat kaget warga Pemalang. Sebab, selama ini Dulmatin dikenal sebagai pria yang supel, mudah bergaul, dan enak diajak bicara. Setidaknya itu kesan yang dirasakan oleh kawan-kawan semasa sekolah.

Belakangan, pribadinya agak tertutup setelah ia menikah dengan Istiada (34), saudara sepupunya sendiri. Wanita yang selalu menutup seluruh tubuhnya dan hanya bagian matanya yang terbuka konon menyebabkan Djoko menutup diri juga dari pergaulan sekitarnya. Selain itu, Djoko juga merubah namanya menjadi Amar Usman alias Muktamar.

Dulmatin lahir sebagai anak kelima dari enam bersaudara pasangan Masriyati (62) dan Usman Sofi (72). Lelaki berperawakan tinggi dengan warna kulit coklat itu lahir sebagai anak dari keluarga kaya dan pintar, banyak saudaranya yang sukses dalam pendidikan dan bisnis. Kakak-kakaknya ada yang menjadi dokter dan kini tinggal di Jakarta bersama istrinya. Bahkan, istri Djoko juga pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, tetapi tidak diselesaikan karena berselisih paham dalam soal jilbab dengan dosennya.

Terakhir Djoko diketahui berbisnis mobil bekas dan handphone sehingga tidak heran jika ia bisa memiliki rumah yang cukup besar di Jalan Pemali, Pemalang. Dari ayahnya yang sudah lama meninggal, Usman Sofi, ia memiliki cukup banyak warisan berupa sawah.

Di kalangan dunia teroris, Dulmatin amat disegani karena kepandaiannya. Ia ahli dalam membuat sirkuit bom berikut detonatornya. Bahkan, Dr Azahari, pria yang disebut-sebut sebagai tokoh teroris asal Malaysia dan terbunuh di Batu, Malang, juga kerap memesan sirkuit bom kepada Dulmatin. Tak heran salah satu julukan yang diberikan kepadanya adalah "jenius."

Karena kejeniusannya dalam merakit bom itu dianggap berbahaya bagi kehidupan manusia lain, maka kepalanya dihargai 10 juta dollar AS oleh pemerintah Amerika Serikat. Hari ini, Selasa (9/3/2010), nama Dulmatin kembali disebut dalam penggerebekan kelompok teroris oleh Detasemen Khusus 88 Polri, di mana salah satu korban yang tewas diduga sebagai Dulmatin.
KRONOLOGI

Teroris yang tewas di Ruko Multiplus, Pamulang, Tangerang diduga terkait dengan kelompok teroris di Aceh yang kini juga tengah disisir Densus 88. Disebut-sebut dia adalah Dulmatin yang sering berganti nama.

Selain menewaskan satu orang, Densus juga mengamankan seorang pria dan wanita pengunjung lain Multiplus. Proses penggerebekan hingga evakuasi teroris yang tewas memakan waktu sekitar satu jam.

Manager Multiplus Rinda Riana di Jalan Siliwangi, Pamulang, Selasa 9 Maret 2010 mengungkapkan kronologi penggerebekan itu.

Pukul 11.15 WIB
Seorang pria berjenggot dengan usia sekitar 30-40 tahun datang ke Multiplus yang menyediakan layanan bisnis, di antaranya warung internet. Pria ini menggunakan jaket berwarna hitam. Dia langsung naik ke lantai dua ruko, tempat layanan warnet.

Saat bersamaan datang dua orang pria dan wanita. Keduanya diduga suami istri. Mereka juga langsung naik ke lantai dua.

Pukul 11.30 WIB
Datang rombongan Densus 88. Riana diminta keluar ruko. Densus langsung naik ke lantai dua. Terdengar keributan akibat perlawanan seseorang.

Tidak lama kemudian terdengar suara tembakan. Riana mengaku mendengar tembakan sebanyak tiga kali. Namun saksi lain mengaku mendengar suara letusan senjata sebanyak tujuh kali. Bekas tembakan menempel di dinding ruko.

Pukul 11.45 WIB

Polisi mengamankan satu pria dan satu wanita.

Pukul 12.00 WIB

Polisi membawa kantung mayat untuk mengangkut jenazah orang yang diduga teroris.

Pukul 12.15 WIB

Mayat yang diduga teroris diangkut dengan ambulans meninggalkan Ruko Multiplus dan police line dipasang di sekitar ruko itu.


READ MORE - Ini Dia Kronologi Penyergapan Dulmatin

Monday, March 8, 2010

Teroris Aceh Lebih Edan

0 comments

Jaringan terorisme di Aceh lebih berbahaya dibandingkan sel terorisme yang dipimpin gembong teroris Noordin M Top. Jaringan Aceh lebih terstruktur, global, dan langsung berhubungan dengan Al-Qaedah pusat.
”Ini lebih besar dari Noordin Top. Noordin bergerak solo, dengan formasi 124. Kalau yang di Aceh ini persis formasi Mindanao, lebih global,” kata pengamat terorisme Mardigu Wowiek Prasantyo, Minggu (7/3) di Jakarta.
Menurut dia, Al-Qaedah memanfaatkan Mindanao untuk latihan perang, tidak hanya untuk memerdekakan Filipina Selatan, tapi juga lebih besar lagi untuk menyiapkan kader terorisme. Dalam kasus Aceh, lanjutnya, Al-Qaedah juga memakai untuk pusat latihan teroris setelah gagal di Ambon dan Poso.
”Aceh itu teritori berikutnya setelah Ambon dan Poso. Jadi terorisme ini benar-benar dari pusatnya yang holistik. Jadi sangat berbahaya,” tegasnya.
Dia melihat, Noordin yang tewas di Solo hanyalah produk dari jaringan terorisme. Siapa yang membuat Noordin M Top, kata dia, belum ditumpas. Jaringan inilah yang diduga bermain di Aceh.
”Noordin itu tidak bisa bahasa Arab, Noordin tidak pernah ke Afghanistan.
Dia hanya produk, produsennya belum ditumpas, jadi biangnya belum dapat,” tegasnya.
Jaringan terorisme di Aceh, menurutnya, dikontrol langsung Al-Qaedah. Blog ’’Tandzim Al Qoidah Indonesia Serambi Makkah’’ merupakan blog asli yang dibikin Al-Qaedah ataupun orang yang disuruh Al-Qaedah.
’’Al-Qaedah ingin membuat Aceh seperti Mindano. Menjadikan Aceh sebagai pusat perekrutan dan pelatihan teroris. Mereka yang dilatih di Aceh dipersiapkan untuk misalnya menyerang negara mana.”
Untuk memberantas terorisme, kata dia, masyarakat harus terus menerus diberikan penyadaran tentang bahaya terorisme.
Tentang model terorisme di Aceh, dia belum bisa menjelaskan. Namun menurutnya, jaringan tersebut berbeda dengan gaya Noordin yang melakukan pengeboman. Aceh lebih dijadikan pusat pelatihan terorisme.
“Mungkin Aceh akan menjadi seperti Magelang, jadi seperti Akabri-nya teroris,” jelas dia.
Di lain pihak, hampir dua pekan polisi menyergap teroris di Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Namun polisi belum berhasil melumpuhkan maupun menguasai sepenuhnya daerah pegunungan Aceh Besar yang sebelumnya dijadikan latihan para teroris.
Polisi telah menangkap 14 tersangka teroris, satu tersangka tewas, dan satu warga kena peluru nyasar. Sementara tiga anggota polisi tiga gugur dan sembilan luka-luka.
“Karena mereka (teroris-red) menguasai medan, berada di ketinggian dan dilengkapi dengan senjata cukup bagus,” ungkap Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Edward Aritonang.
Dikatakan, pihaknya belum bisa memperkirakan besarnya jumlah teroris yang berada di lokasi penyergapan secara pasti. Pasalnya 14 tersangka teroris yang berhasil ditangkap yakni ZN, SA, YZ, SAS, NR, HL, HB, AF, DS, NK, AN, HB, AK, dan AF. Sebanyak 13 di antaranya masih diperiksa di Mabes Polri.
Mereka belum bisa dikorek informasinya lebih jauh karena tidak kooperatif.
“Mereka bisa katakan sedikit, tapi itu bohong. Jauh lebih besar dari pada yang sudah ditangkap,” tandas Edward.
Ia belum bersedia membeberkan buatan dari mana senjata yang dipakai teroris itu. Dia hanya mengungkapkan jumlah senjata yang berhasil disita yaitu puluhan ribu peluru, empat senjata api laras panjang, granat asap, dan 24 buah magasin lengkap dengan pelurunya.
Sasaran para teroris, lanjutnya, bukan Selat Malaka. “Itu kan informasi dari Singapura,” tuturnya. Dia juga mengungkapkan untuk tiga anggota kepolisian yang gugur yakni Bripda Darmansyah, Bripda Hendrik Kusumo, dan Briptu Boas Woisiri pangkatnya akan dinaikkan satu tingkat.
Dibawa ke Cikeas
Jenazah Briptu Boas Woisiri tepat pukul 14.00 dilepas dari aula Soemarto Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Tangisan keluarga mewarnai pelepasan jenazah.
Prosesi pelepasan jenazah dimulai sekitar pukul 13.30 setelah ayah Boas, Carlos Woisiri, tiba di persemayaman. Saat tiba di aula Mako Brimob, Minggu (7/3), Carlos yang didampingi dua orang sahabatnya langsung disambut oleh adik Boas.
Mereka menangis sambil berpelukan di halaman aula. Setelah itu Carlos langsung menghampiri jenazah Boas. Lima menit berada di hadapan peti jenazah, prosesi pelepasan jenazah dari keluarga dimulai.
Penyerahan jenazah dari keluarga diwakili oleh JS Siboro. Kemudian disambut oleh pihak kepolisian, Wakil Kepala Korps Brimob Brigjen Pol Syarif Gunawan.
Jenazah langsung dimasukkan mobil jenazah dibawa ke Makam Kemulyaan, Taman Makam Polisi Berjasa, Cikeas, Bogor.
Briptu Boas meninggalkan satu orang anak bernama Immanuel (6). Saat ini istrinya tengah mengandung anak keduanya berumur dua bulan.

Berita
READ MORE - Teroris Aceh Lebih Edan

Thursday, February 11, 2010

Antasari Divonis 18 Tahun Penjara

0 comments
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/2) memvonis mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Ahzar dengan hukuman 18 tahun penjara. Antasari dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus pembunuhan berencana Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.

Vonis majalis hakim yang dipimpim hakim ketua Herru Swantoro dengan hakim anggota Prasetyo Ibunu Asmara dan Nugroho Aetiadji jauh dibawah tuntutan jaksa. Jaksa dalam tuntutannya menuntut Antasari dengan hukuman mati.

Sebelumnya, dua terdakwa lainnya, Wiliardi Wizards dan Sigid Haryo Wibisono yang juga dituntut hukuman mati divonis jauh di bawah tuntutan jaksa. Wiliardi divonis dengan penjara selama 12 tahun. Sedangkan Sigid dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

Sedangkan satu terdakwa lainnya, Jerry Hermawan Lo divonis lima tahun penjara. Jerry merupakan orang yang menjadi perantara para eksekutor dengan Wiliardi. 

Sementara itu dari keluarga almarhum Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnaen, mengaku kecewa atas vonis 18 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kepada Antasari Azhar. Andi Syamsuddin, adik Nasruddin, menilai seharusnya hukuman untuk Antasari lebih berat dibandingkan eksekutor. "Jelas kita kecewa," tutur Andi usai menyaksikan sidang Antasari

Padahal, kata Andi, majelis hakim yakin Antasari merupakan intellectual dader (otak pelaku) dari pembunuhan Nasruddin. "Tapi, nyatanya divonis 18 tahun penjara, sama dengan posisi eksekutor," jelas Andi. Terkait putusan ini, Andi menilai majelis hakim punya keraguan dalam mengambil keputusan hukum. "Seharusnya intellectual dader itu hukumnya harus berat dari eksekutor," ucap Andi
READ MORE - Antasari Divonis 18 Tahun Penjara

Wednesday, February 10, 2010

Obama Akan Kunjungi Borobudur

0 comments
Presiden Amerika Barack Husein Obama rencananya mengunjungi Candi Prambanan dan Borobudur. Hal itu merupakan rangkaian kunjungan kenegaraan yang dilakukan ke Indonesia pertengahan Maret mendatang. Hal tersebut diungkapkan Kapolda DI Yogyakarta, Brigjen (Pol) Sunaryono di sela-sela Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta, Rabu (10/2). Menurutnya, seluruh Kapolda se-Pulau Jawa menggelar pertemuan. ’’Seluruh Kapolda di Jawa akan rapat untuk membahas kedatangan Presiden Obama,’’ ungkapnya.

Dia menjelaskan, rapat itu untuk mengoordinasikan pengamanan Obama selama berkunjung ke Indonesia.
Selain membahas masalah hubungan bilateral Indonesia-AS, orang pertama di pemerintahan negeri ’’Paman Sam’’ itu direncanakan mengunjungi sejumlah lokasi di Indonesia. Dia akan mengunjungi sekolahnya semasa di Indonesia, SDN 1 Menteng, Jakarta Pusat.

Baca berita lain
READ MORE - Obama Akan Kunjungi Borobudur

Friday, February 5, 2010

Patung Gus Dur

0 comments
ADA empat patung Gus Dur di Studio Mendut, Mungkid, Kabupaten Magelang. Dari keempat karya seniman lima gunung itu semuanya memvisualkan Gus Dur, meski hakikatnya berbeda. Sosok mantan Presiden ke-4 RI itu dieksplorasi dan diterjemahkan berbeda-beda.
Setidaknya itu juga mewakili sikap pluralisme KH Abdurahman Wahid yang selama ini dikenal gigih mengemas keragaman dan keberagamaan menjadi harmoni di negeri ini.
Pameran patung dan lukisan itu adalah bagian dari peringatan 40 hari meninggalnya Sang Guru Bangsa. Pembukaan acara pameran bersamaan dengan ulang tahun ke-55 pemilik Studio Mendut, Sutanto Mendut, kemarin. 
Kecerdasan pikiran dan pandangan keilmuan Gus Dur digambarkan oleh Pemahat Keron Sawangan Sujono dalam sebuah patung yang bertabur kaligrafi. Patung setengah badan, berkepala Gus Dur lengkap dengan kacamata tebalnya.
Patung yang berjudul ”Gladiator Gus Dur” di bagian tubuhnya bertuliskan kaligrafi penggalan ayat Alquran, ”Afala Tadabbarun” (apakah kamu tidak mengamati/ menganalisis), ”Afala Ta’qilun” (apakah kamu tidak memakai akal), dan ”Afala Tatafakkarun” (apakah kamu tidak berfikir).
”Ini sebuah refleksi paling mendalam dari Gus Dur. Sebagai sosok yang cerdas dan kritis,” kata Sujono seniman dari Keron Sawangan.
Kecerdasan mata hati bapak pluralisme diungkapkan dalam karya patung Cipto. Patung wajah Gus Dur bertubuh Buddha dengan sikap semedi, di dadanya ada lubang lampu berwarna hijau, pengkarya memberinya judul ”Mata Hati Gus Dur”.
”Sebagai umat Islam, Gus Dur mengagumi sosok Buddha Gautama yang penuh cinta kasih kepada sesama manusia dengan ajaran kearifan hidup dengan alam semesta,” kata Cipto, pegiat seni di Komunitas Seniman Borobdur Indonesia (KSBI).
Pemahat Lereng Merapi Ismanto menampilkan karya ”Gunung Gus Dur”. Dia mengkolaborasikan wajah Semar dan Gus Dur. Kemudian di tubuhnya dia memahat relief berbagai macam binatang yang hidup di hutan. Termasuk pohon-pohon dan rumba-rumbanya.
 ”Semar sebagai sosok sang pamomong, begitulah Gus Dur yang menggembala masyarakat di negeri ini. Dia memperjuangkan kepentingan wong cilik, wong ndesa kaum terpinggirkan. Dekat dengan masyarakat kecil,” katanya. 
Karya lainnya, milik Syamsudin berjudul ”Presiden di Sarang Penyamun”. Gus Dur divisualkan sedang nungging kemudian di dadanya bertuliskan kaligrafi, Islam rahmatan lil alamin. Sebuah simbol humanisme dan pluralisme terlihat dalam karya itu.
Ada juga karya menggelitik, yakni lukisan kaca karya Nugroho yang berjudul ”Gus Dur Juara Satu Surga”. Wajah Gus Dur dikelilingi seluruh mantan Presiden RI. Di antara presiden itu yang dianggap nomor satu masuk surga adalah Gus Dur.
Mami Kato, istri Petinggi Komunitas Lima Gunung, mempersembahkan karya lukisan berjudul Gus Dur itu Saja. Wajah bapak demokrasi itu dikelilingi binantang melata cicak dan buaya.
Acara itu juga dihadiri antara lain Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Gus Yusuf, mantan Mendagri H Mardiyanto, Deddy Langgeng, penyair perempuan Dorothea Rosa Herliany. Dalam kesempatan tersebut, budayawan Soetrisman juga merayakan ulang tahun berbarengan dengan Sutanto.
Gelar karya kali ini, kata Sutanto, bertemakan ”Kontro-tesis Gusdurisme”. Komunitas gunung menerjemahkan sebagai Guru Bangsa yang mendidik masyarakat lebih cerdas, memiliki jiwa pemberani, menegakkan demokrasi, pejuang humanisme dan pluralisme.
”Komunitas Gunung bukan beraliran Gusdurian. Kami di tengah-tengah di antara pendukung dan mereka yang berseberangan. Kami mengikuti beliau karena mampu menerjemahkan Islam rahmatan lil alamin untuk kedamaian dunia ini,” katanya. 
READ MORE - Patung Gus Dur

Monday, February 1, 2010

Rokok Meledak, 5 Gigi Rontok, Diganti 5jt

0 comments
Gara-gara menghisap rokok yang meledak di mulutnya, Andi Santoso, warga Bekasi, Jawa Barat, seorang satpam yang bekerja diperusahaan elevator harus dirawat di rumah sakit lantaran mulutnya robek dan lima giginya copot. Akibatnya, mulut Andi dirawat dengan 15 jahitan.

Warga Jalan Mawar VII, Blok D 7. Pondok Tanah Mas, Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi hanya bisa berbaring lemah. Dirinya harus dirawat di Rumah Sakit Adam Thalib di Jalan Raya Teuku Umar, Cibitung.

Menurut keterangan kakak korban, Winda, korban membeli rokok sebungkus untuk dihisap. Pertama kali menghisap rokok dirumah, tidak terjadi ledakan pada rokok. Namun, saat menghisap rokok kembali sambil berjalan, tiba-tiba rokok tersebut meledak.
Andi Susanto kembali terancam kehilangan giginya setelah sebelumnya 5 giginya tanggal.  Sebanyak tiga gigi milik Andi saat ini mulai goyang dan dokter akan segera mencabutnya.
"Giginya sekarang mau copot lagi 3. Harus cabut juga. Belum tahu biayanya berapa," kata kakak Andi, Widia, Senin (1/2).
Akibat kejadian itu, proses menguyah makanan menjadi tak normal sehingga sistem pencernaannya pun terganggu.Menurut Widia, sebenarnya adiknya sudah diperbolehkan pulang sejak Minggu (31/1) kemarin. Namun terhambat karena persoalan gigi tersebut.

Ibunda Andi Susanto, korban rokok yang meledak saat diisap, merupakan pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung). Hari ini pihak keluarga akan berkonsultasi ke salah satu pejabat Kejagung untuk membahas penanganan kasus Andi. Namun, jalur damai tetap prioritas utama.

"Ibu kan jadi karyawan Kejagung. Nah, hari ini mau konsultasi ke atasannya sebelum ketemu sama orang Clas Mild," kata Widia, kakak Andi, saat dihubungi lewat telepon, Senin (1/2/2010).

Menurut Widia, pihaknya akan tetap menempuh jalan damai dengan Clas Mild. Hal itu sudah ditandai dengan pemberian uang sebesar Rp 5 juta, Minggu 31 Januari kemarin, sebagai uang muka pengobatan.

"Duit yang kemarin itu tanda jadi saja. Bukti bahwa kita mau berdamai," lanjutnya.

Uang itu, imbuh Widia, dirasa belum cukup. Sebab, dalam waktu perawatan 3 hari saja di Rumah Sakit Adam Thalib, Cibitung, Kabupaten Bekasi, membutuhkan uang hingga Rp 6 juta.
READ MORE - Rokok Meledak, 5 Gigi Rontok, Diganti 5jt

Wednesday, January 27, 2010

Uji Coba Rudal Lukai Warga

0 comments
Sebuah roket uji coba milik PT Pindad yang diluncurkan pagi ini (27/1) di Lapangan Tembak TNI AU di Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Bukannya sampai sasaran, tapi  jatuh di tambak udang milik warga di Desa Meleman Kecamatan Yosowilangun. Selongsong roket RX 1210 kaliber 122 milimeter itu  jatuh di petak 37 milik milik Gunawan.

12 roket dengan berbagai ukuran diuji. Uji coba roket ini terbilang istimewa karena juga dihadiri oleh Menteri Riset dan Teknologi Suharna Suryapranata, serta Departemen Pertahanan, TNI AL dan TNI AU. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun sempat membuat warga setempat khawatir.

Hembusan angin dengan kecepatan 20 knot menjadi penyebab selongsong rudal yang diujicoba PT Pindad Malang berbalik arah dan jatuh di gubuk milik warga. Akibat kejadian ini, dua penghuninya mengalami luka.

Hal tersebut disampaikan Asisiten Deputi Menristek bagian Riset, Teknologi dan Ekonomi, Gunawan, pada sejumlah wartawan di Hotel Aloha, Jalan Ahmad Yani, Lumajang, Rabu (27/01/2010) malam.

"Hasil kajian dan evaluasi kami, Pada saat diluncurkan, angin mendadak bertiup kencang hingga 20 knot," kata Gunawan.

Menurut dia, dengan hembusan angin yang sangat kencang menyebabkan arah rudal yang diluncurkan menyimpang. Sehingga rudal yang memiliki daya jangkau 11 Kilometer berbalik arah menghantam gubuk.

Dikonfirmasi soal jatuhnya sebuah roket di tambak milik warga, Kepala Kepolisian Resor Lumajang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dedi Prasetyo mengatakan, kalau yang jatuh di tambak warga ini merupakan selongsongnya. “Itu roket pertama dari sekitar 12 roket yang diujicobakan hari ini,” kata Dedi. Dia mengatakan, roket pertama itu diperkirakan jarak luncurnya 10 kilometer. Namun, ketika diujicoba, melesat hingga 13 kilometer.

Dedi mengatakan, selongsong tersebut sudah dibawa polisi. “Sudah diamankan pagi ini dan sudah kami pasangi police line,” katanya. Dedi belum mengetahui berapa kerugian akibat kejadian tersebut. “Biar pihak PT Pindad yang negosiasi dengan pemilik tambak,” kata Dedi. Informasi Tempo menyebutkan, kalau tambak tersebut berisi udang yang masih berumur satu bulan.

PT Pindad (Persero) siap menanggung ganti rugi kepada pemilik tambak udang, akibat satu rudal yang tengah diuji coba nyasar. Pemberian ganti rugi ini sudah sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedur).

"Tentunya Pindad akan tanggungjawab sepenuhnya. Karena segala kegiatan merupakan kegiatan kami yang sudah ada di SOP," kata Dirut PT Pindad (Pindad) Adik Avianto Soedarsono, saat dihubungi detiksurabaya.com, via telepon, Rabu (27/1/2010).


READ MORE - Uji Coba Rudal Lukai Warga

Demo Besar-Besaran 28 Januari 2010

0 comments
Demo besar-besarn akan digelar pada tanggal 28 Januari 2010 yang akan dilakukan oleh lapisan masyarakat dan mahasiswa untuk mengkritisi hasil 100 hari Presiden SBY.

Banyak yang memperkirakan bakal terjadi kerusuhan massal. Menurut sumber, Istana Presiden akan menjadi pusat demo yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Januari 2010.
Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, menyatakan akan menurunkan 10 ribu personel keamanan dari berbagai jajaran Polda Metro untuk mengantisipasi unjuk rasa besar-besaran 28 Januari mendatang.

Polisi dan TNI telah siap untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan

"Kami memang telah menyiapkan 10 ribu aparat, namun penurunan kekuatannya nanti disesuaikan situasi. Pada prinsipnya sesuai dengan kepatutan lah," ujar Boy, dalam konferensi pers di Polda, Selasa (26/1)

Selain kesiapan aparat, Polda Metro juga mempersiapkan tindakan persuasif dan preventif untuk menghindari terjadinya tindakan anarkis dan bentrok pada 28 nanti. "Intinya kita membawa, mengarahkan, dan mengajak masyarakat agar berunjuk rasa dengan damai," lanjut Boy.

Aksi besar-besaran 28 Januari yang dimotori Gerakan Indonesia Bersih dan Serikat Pekerja Nasional akan digelar puluhan elemen mahasiswa dan masyarakat. Menurut perkiraan Gerakan Indonesia Bersih, sekitar 25 ribu orang akan turun ke jalan.

George mengatakan TNI AD tidak melakukan persiapan khusus. Sebab, pengamanan demo adalah tugas dari Kepolisian. "Tetapi kapan pun kita diminta untuk membantu, kita akan selalu siap membantu Kepolisian," kata George.

Berapa personel yang akan disiapkan? "Tidak ada eskalasi yang tiba-tiba langsung tajam. Yang jelas, berapa pun diminta kami siap karena itu tugas negara," jawab dia.

George juga membantah TNI telah menyiapkan Kopassus guna mengantisipasi demo. "Kopassus itu disiapkan untuk latihan dan tidak ada kaitannya dengan aksi 28 besok," cetus George.

Dalam kesempatan itu, George juga menyampaikan rapim TNI yang dipimpinnya diikuti oleh 114 perwira tinggi TNI AD dan membahas tentang solidaritas dan profesionalisme keprajuritan yang mantap.
READ MORE - Demo Besar-Besaran 28 Januari 2010

Monday, January 25, 2010

Pembajakan Lambang Negara Indonesia

0 comments

Lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, diduga dijiplak oleh salah satu perusahaan mode dunia, Armani Exchange, sebagai salah satu motif di kaos mereka. Mengetahui hal itu, tentu saja banyak anggota masyarakat yang melakukan protes. Gelombang protes itu sendiri mulai tampak di berbagai forum internet di Indonesia.

Anggota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Budiman Sudjatmiko, sendiri mengaku prihatin mendengar kabar ini. Walaupun begitu, ia mengatakan bahwa hal ini perlu penyelidikan lebih lanjut sebelum Indonesia melakukan protes langsung kepada perusahaan tersebut.

“Para anggota DPR RI akan membicarakan dan mendiskusikan hal ini terlebih dahulu. Jika benar terbukti, baru kita dapat melancarkan protes secara hukum,” ujarnya, sore ini.

Budiman juga mengatakan jika nantinya benar terbukti pihak Armani Exchange melakukan penjiplakan lambang negara, Indonesia harus melakukan sebuah protes keras. Hal ini tentu saja karena berkaitan dengan tindakan yang dianggap merendahkan lambang negara Indonesia.

“Kita harus protes karena itu adalah kehormatan bangsa kita,” ungkapnya.

Dari situs resmi Armani Excange terdapat lambang negara Indonesia telah dimodifikasi menjadi motif di sebuah kaos. Lambang burung Garuda Pancasila dijiplak mirip. Gambar garuda yang dijadikan motif dalam kaos Armani itu hanya sedikit yang dirubah. Yakni, gambar Banteng dan Beringin di dada Garuda berubah menjadi Huruf A dan X. Sementara gambar Bintang, Padi Kapas dan Rantai tetap ada. Sementara, pada bagian bawah yang terdapat tulisan Bhineka Tunggal Ika dirubah menjadi tulisan Armani Exchange.Dalam situs resminya, Armani Exchange menuliskan 'Rhinestuds give this military inspired eagle logo a subtle touch of shine
sumber : waspada.co.id
baca berita lain

READ MORE - Pembajakan Lambang Negara Indonesia

Demo Besar-Besaran 28 Januari di Anggap Isu

0 comments
Isu akan adanya demo besar-besaran pada 28 Januari dianggap tidak relevan. Alasannya tidak ada isu kuat yang diusung, juga legitimasi Presiden SBY yang kuat.
“Jadi itu baru isu-isu saja. Pemerintah sekarang legitimasinya kuat, didukung 60 persen. Kemudian ada isu apa? Karena 100 hari itu kan baru pelaksanaan program-program,” kata pengamat politik LIPI, Lili Romli melalui telepon, Minggu (24/1).
Isu yang berhembus, pada 28 Januari akan ada demo di Jakarta dengan mengerahkan puluhan ribu massa, menyambut 100 hari pemerintahan SBY.
“Saya pikir nggak akan ada demo besar-besaran, konteksnya apa? Kalau mengharapkan pencapaian luar biasa di 100 hari, itu impossible. Barack Obama saja tidak sampai,” terangnya.
Kalau pun ada demo, lanjut Lili, hanya ada demo biasa saja, tidak terlalu besar dan heboh. “Biasa saja lah, yang penting demo sekarang jangan sampai mengganggu stabilitas,” tutupnya.
Rapat Intens, SBY Tidak Bahas Demo 28 Januari
Meski hari libur, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan rapat-rapat membahas berbagai hal. Tapi rencana demo ribuan massa yang menuntut Presiden SBY turun pada 28 Januari mendatang tidak menjadi topik bahasan.
“Tidak bahas itu,” kata Juru Bicara Kepresidenan Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha kepada  Minggu (24/1), saat ditanya apakah rapat tersebut membahas rencana aksi massa pada 28 Januari nanti.
Rapat yang diikuti oleh sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II tersebut berlangsung secara tertutup di Istana Negara, bukan di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.
Rapat tersebut rencananya akan berlangsung sampai malam. Oleh karenanya, acara peluncuran album baru SBY yang rencananya akan berlangsung pukul 14.00 WIB siang nanti belum pasti akan dihadiri SBY.
“Rapatnya sampai malam,” tandas Julian.
Ribuan massa dari berbagai elemen direncanakan akan demo pada 100 hari pemerintahan SBY tepatnya pada 28 Januari nanti. Mereka menuntut agar SBY mundur dari jabatannya.
Kepala Badan Intelijen Negara Sutanto mengatakan belum mendapatkan laporan akan adanya kerusuhan pada demo 28 Januari besok.
“Aman,” kata Sutanto saat di Istana Wakil Presiden, Jumat 22 Januari lalu. (detikcom)

Baca berita lain
READ MORE - Demo Besar-Besaran 28 Januari di Anggap Isu
 

Hot Indo. Copyright 2008 All Rights Reserved Hot-Ind0 | Search phones | key health care blog | Finished Basement Ideas | home improvement