Showing posts with label Berita Agama. Show all posts
Showing posts with label Berita Agama. Show all posts

Saturday, February 6, 2010

Kiamat Sudah Dekat, Mushola Dijadikan Tempat Zina

0 comments
Kiamat sudah dekat, bahkan tanda-tanda dari kiamat besar sudah banyak yang nampak. Salah satunya dari segi Zina. Sungguh-sungguh ironis, Pelaku zina akan dilaknat Allah swt. Seperti kasus berikut, Rumah Allah dijadikan ajang untuk berbuat zina yang menimpa nasib GP (16), remaja putri ini digilir enam pemuda dini hari tadi. Ironisnya, pemuda-pemuda itu memilih mushola di Gang Ceplik, Kecamatan Pancoran Mas, Depok untul melancarkan aksi bejatnya.

GP yang sedang menunggu temannya sekitar pukul 23.00 WIB di Depok Dua, tiba-tiba dihampiri segerombolan pemuda dan salah satunya mengenal GP.

Kemudian enam pemuda tadi mengajak GP ke sebuah musala. Empat pemuda di antaranya berhasil memperkosa GP sementara dua lainnya menunggu di luar. Salah seorang warga yang melintas di daerah tersebut memergoki mereka ketika sedang asyik menggilir GP.

GP diketahui siswa putus sekolah dengan lulusan SMP, terdaftar seebagai warga Tole Iskandar Kelurahan Tirta Jaya, Sukmajaya, Depok. GP kini dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.
READ MORE - Kiamat Sudah Dekat, Mushola Dijadikan Tempat Zina

Saturday, January 30, 2010

Pikiran Barat Ancam Negara Islam

0 comments
Berita kali ini datang dari Rektor Universitas Al-Ahqaf Yaman Prof Dr Habib Abdullah Baharun MA mengingatkan para kiai dan ulama di Indonesia untuk terus berupaya keras membentengi para santri dan murid-muridnya dari pikiran-pikiran barat (gharbiyah). ‘’Dengan berlabel isu HAM dan jender mereka seolah-olah bebas menafsirkan Alquran dan Alhadis semaunya sendiri. Hampir semua negara Islam termasuk Indonesia dan Yaman mengalami ancaman bahaya ini,’’ tegasnya, saat bersilaturahim dengan Rois Aam PBNU KHMA Sahal Mahfudh, kemarin.

Kedatangannya di rumah Kiai Sahal, kompleks Pondok Pesantren Maslakul Huda (PPMH), Kajen, Margoyoso, Pati itu didampingi Habib Zein bin Aqil, Habib Hasan Al-Jufri (Cirebon), Habib Umar Muthohar (Semarang), dan KH Zaim Ahmad Maksoem (Gus Zaim) dari Lasem, Rembang.

Rektor Al-Ahqaf mencontohkan pemikiran barat yang marak di Indonesia antara lain tuntutan nikah sesama jenis, perempuan ngimami shalat laki-laki, jilbab yang mengekang wanita, dan minuman keras sebagai penghangat tubuh tidak haram. ‘’Ikutlah para kiai dan ulama agar selamat sampai tujuan,’’ katanya.

Ia juga bersilaturahim dengan keluarga besar Pesantren Daarul Falah, Jekulo, Kudus. Habib Abdullah disambut pengasuh KH Ahmad Basyir, KH Ahmad Badawi, dan ratusan santri.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara Islam terbesar di dunia menjadi benteng pertahanan paham Ahlussunnah Waljamaah.
READ MORE - Pikiran Barat Ancam Negara Islam

Saturday, January 23, 2010

Ternyata Bangsa Eropa Menyukai Al Qur'an

1 comments
Dakwatuna.com, Meskipun genderang perang terhadap kesucian Islam ditabuh secara meluas di negara-negara Eropa, baik secara personal, maupun lembaga, terutama terhadap kesucian Al Qur’an, yang terbaru adalah film “Fitna” di Belanda. Namun penodaan itu tidak berpengaruh terhadap orang-orang di Barat untuk membaca dan menela’ah Al Qur’an. Al Qur’an tetap menjadi buku terlaris di Eropa.
Surat Kabar di Belanda “De Telegraaf” menyatakan bahwa penggunaan mushhaf Al Qur’an Elektronik meningkat tajam, sebagai bukti perhatian mereka terhadap Kitab Suci umat Islam. Mereka juga menolak penodaan terhadap Islam dan umatnya.
Lebih lagi setelah diadakannya kegiatan dialog terbuka bersama para pemikir, pegiat media massa di Belanda. Dialog itu menegaskan bahwa “Al Qur’an adalah Kitab ibadah dan hidayah, sedangkan penyitiran ayat oleh pembuat film “Fitna” keluar dari kaidah yang benar.”
Majalah ini juga menyatakan, bahwa semua masjid-masjid di Belanda terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin mengetahui Islam, sekaligus difungsikan sebagai tempat untuk menolak tuduhan yang tidak beralasan itu, dengan cara dialog dan penjelasan yang baik.
Pada waktu yang bersamaan, sebuah LSM Arab Saudi yang bernama “Daarul Bayyinah” mengumumkan dimulainya proyek pembagian Al Qur’an edisi Bahasa Belanda secara gratis, di bawah slogan “Membela Al Qur’an, tidak dengan emosional tapi dengan bukti.”
Di Denmark juga demikian, setelah penodaan berupa karekatur Nabi saw, permintaan Al Qur’an di pasaran naik sacara drastis. Kejadian itu menggugah warga negara di sana untuk mengenal Islam.
Al Qur’an Gratis
ٍMedia Massa harian “Standart” di Belgia membagi-bagikan terjemah Al Qur’an edisi bahasa setempat secara cuma-cuma.
Media ini juga membagikan buku “Islam Sekarang” secara gratis. Isi buku ini adalah pengenalan terhadap Islam, dulu, sekarang dan masa depan Islam. Dijabarkan juga tentang aqidah, ibadah seperti shalat, shaum, haji dan informasi tentang negara-negara Islam dan peristiwa-peristiwa penting Islam lainnya dari zaman ke zaman.
Peristiwa 11 September memiliki peran besar bagi bertambahnya penerimaan orang-orang Eropa dan Amerika terhadap Islam dan Al Qur’an.
Media massa di Amerika mengadakan perjalanan dan kajian di setiap perpustakaan di Washinton, London, dan Paris; menyimpulkan bahwa makin kuatnya penerimaan para pengunjung dan pembaca terhadap buku-buku Islam. Tentang ilmu-ilmu syari’ah dan terutama Al Qur’an. Demikian juga peredaran buku-buku Islam dan Kitab Al Qur’an meluas di banyak negara bagian di Amerika.
sumber : dakwatuna.com
Baca berita lain
READ MORE - Ternyata Bangsa Eropa Menyukai Al Qur'an

Thursday, January 21, 2010

Kiblat bergeser

0 comments

Beberapa masjid  dari 183 ribu masjid di Indonesia diduga mengalami pergeseran arah kiblat antara 0,7 sampai 1 derajat. Sesuai yang diungkapkan oleh ketua komisi 8 DPR RI Abdul Kadir mengatakan, “memang sedang terjadi  pergeseran arah kiblat di beberapa masjid antara 0,7 sampai 1 derajat.  DPR meminta departemen agama kususnya dinas Islam untuk melakukan langkah-langkah pendataan dan perbaikan dibeberapa masjid”.




Diduga pergeseran arah kiblat karena sering terjadinya bergesernya lempeng bumi. Lempeng bumi bergeser karena gempa yang kerap terjadi di Indonesia. Pergeseran arah kiblat ditemukan oleh pengukuran alat satlit. Sementara beberapa masjid, khususnya masjid tua di Indonesia dahulu untuk menentukan arah kiblat masih dengan menggunakkan ilmu falaq sehingga kurang akurat. Namun pergeseran arah kiblat tidak harus ditanggapi dengan keresahan, namun niat ibadah itu sendiri yang lebih menentukan.
READ MORE - Kiblat bergeser
 

Hot Indo. Copyright 2008 All Rights Reserved Hot-Ind0 | Search phones | key health care blog | Finished Basement Ideas | home improvement